GrammyAward for Best Pop Collaboration with Vocals adalah penghargaan disajikan di Grammy Awards, sebuah upacara yang didirikan pada tahun 1958 dan awalnya disebut Gramophone Awards, kepada artis rekaman untuk kualitas album musik popnya. Penghormatan dalam beberapa kategori disajikan pada upacara setiap tahun oleh National Academy of Recording LaguTerbaik Untukmu merupakan bagian dari album ke dua Tic Band bertajuk Terbaik Untukmu yang dirilis tahun 2001. Di album ini Tic Band sukses menempatkan diri sebagai band pop pendatang baru kala itu dengan hits single di antaranya, Perbedaan, Terbaik Untukmu dan Perbedaan. formasi terakhir adalah Ogie Megadalle (vokal), Rian Rizki Vitra Tidakhanya band musik indie rock Deerhoof yang secara diam-diam merilis album mereka yang ke-14 ini , di dalam lagu ini menampilkan sajak dari bintang Ocean's Eight Awkwafina serta permainan gitar yang khas. "What Happened to Love" adalah single utama yang diambil dari album kedelapan Wyclef JeanIni menampilkan vokal dari penyanyi dance Potretmerupakan sebuah band asal Indonesia yang berdomisli di Jakarta.Band ini dibentuk pada tahun 1995. Anggotanya berjumlah 5 orang yaitu Melly Goeslaw (vokal), Anto Hoed (bass), Aksan Sjuman (drum), Nikita Dompas (gitar) dan Merry Kasiman (keyboard,piano).Dua tahun setelah album perdana, Potret merilis album kedua berjudul Vay Tiền Nhanh Chỉ Cįŗ§n Cmnd Nợ Xįŗ„u. Agak basi rasanya kita terlalu panjang mengulang-ulang sekian fakta muram soal 2020. Tahun ini anjing, tak kurang, tak lebih. Ada luka batin yang menganga di hati banyak orang. Masalahnya, sosok-sosok yang bisa merawat luka tak kasat mata sedang menjadi yang amat terpukul pandemi musisi. Industri kreatif tiarap sepanjang tahun ini. Berbagai konser terpaksa dibatalkan. Konser digital belum bisa menggantikan peran festival musik dalam format biasanya. Industri musik dalam nama ternyata menolak tunduk, lalu berkukuh merilis album penuh. Redaksi VICE percaya, pertaruhan itu perlu diganjar apresiasi. Tidak akan ada yang menyalahkan musisi bila mereka cukup fokus melempar single atau maksimal mini album, mengingat keterbatasan situasi. Album-album yang lahir di tahun tidak biasa ini, seperti dugaan banyak pecinta musik, menyajikan keragaman musik Indonesia yang luar akhirnya berikrar meneruskan tradisi menyusun daftar album terbaik tahunan. Album adalah ajang musisi menampilkan gagasan yang padu. Dia bukan lagi wahana "jualan", tapi justru menjadi sarana menyajikan idealisme, visi artistik, dan misi tertentu yang mereka percaya sebagai seniman. Menghargai kerja keras musisi lewat sebuah album, lewat sebuah kaleidoskop, sama halnya menghargai visi dan idealisme mereka dalam nama kami minta terlibat dalam diskusi awal untuk menyusun daftar ini, di antaranya pegiat kebudayaan Indra Menus, pengelola label Rimauman Music Farid Amriansyah alias Rian Pelorr, musisi sekaligus penulis Rio Tantomo, serta pegiat musik asal Kota Malang, tersebut menyusun daftar terbaik versi masing-masing dengan bias personalnya, yang selanjutnya kami susun dalam tabulasi besar. Lalu, redaksi menentukan album-album yang konsisten disebut dan beririsan dari tiap kontributor. Pada akhirnya, kami memilih 10 album yang beririsan dan berulang kali masuk radar mereka, maupun pantauan redaksi VICE. Keragaman genre dan keberanian artistik menjadi bobot terbesar kurasi untuk daftar album terbaik 2020, versi redaksi tentu dimampatkan menjadi 10 besar, sebagian album yang sangat layak didengarkan khalayak ramai sedikit terpaksa menempati honorable mentions. Daftar final yang kalian baca di bawah sepenuhnya keputusan redaksi VICE, tak lagi terkait kontributor yang kami minta bantuan memperkaya seleksi awal. Namun pembaca perlu tahu, bahwa semua album yang disebut dalam artikel ini membuktikan musisi Indonesia tidak kehabisan energi menghibur kita semua, sekalipun pada tahun ini hidup tidak baik-baik kita mendukung para musisi agar dapat terus berkarya dengan jalan apapun. Bisa dengan membeli merchandise resmi, membeli rilisan fisik, menggelar donasi, atau mendengar karya mereka lewat kanal-kanal streaming resmi.*Honorable mentionsHarlan Boer - Fidelitas CintaPetra Sihombing - Semenjak InternetGoodnight Electric - MisteriaDead Vertical – XVIINIKI - MoonchildRomantic Echoes - Persembahan Dari Masa LaluMari beranjak ke sajian utama. Berikut 10 album yang menurut redaksi VICE sanggup mengantar imajinasi para pendengar sepenuhnya lepas dari belenggu 2020, menuju lembah harapan atau malah jurang kesuraman. Setidaknya, semua pihak bisa bersepakat, album-album ini punya potensi untuk terus relevan, hingga sekian tahun mendatang, sekalipun tak ada lagi pandemi Mamang Kesbor - ā€œAlbum Terbaik di Tata Suryaā€Album ini berusaha keras meyakinkan semua orang, bila isinya cuma gimmick dan candaan yang tak perlu diseriusi. Rilis pertamanya saja di situs Pornhub. Untungnya materi yang digarap Mardial, produser berbakat asal Jakarta, bukan sekadar omong kosong, candaan garing, apalagi blunder yang tak perlu. Mamang Kesbor nama alias Mardial untuk setiap proyek yang melibatkan vokalnya sendiri, berhasil meracik musik maha lagi, dia membalut party banger itu dengan isu kekinian khas anak muda urban, seperti soal konsumsi anggur merah, Emo Night, hingga Story Instagram. Mardial merayakan euforia perkotaan secara kritis. Terdengar kocak dan jenaka, sekaligus kadang menampar pipi. Sebuah hiburan ringan, namun tetap bisa diseriusi. Saatnya semua pihak mengakui Mardial bukan cuma raja shitposting, namun juga sebagai musisi kompeten yang konsisten menghasilkan banger demi banger di kancah elektronik dan hip hop. 9/ Raja Kirik - ā€œRampokanā€Terinspirasi dari seni Jaranan atau Jathilan, Raja Kirik memanggul corak musik yang kaya warna mulai dari avant garde, world music, noise, sampai industrial. Produksi sound-nya sangat detail dan menghunjam gendang telinga. Komposisinya, bila mendengar penjelasan Yennu Ariendra—gitaris Melancholic Bitch yang kini fokus melakoni proyek solo Raja Kirik—dibangun dari prosesi ritual, tari dan musik sampai menemukan frekuensi sebuah perjalanan transendental yang digerakan oleh sejarah perlawanan kultural, fase kesurupan, serta hibrida budaya etnik dan seni musik populer Indonesia. Rampokan tidak pernah berusaha ramah untuk telinga semua jenis pendengar. Namun, bila didengar pada momen yang tepat, album ini akan melompat dalam sukmamu, membuat siapapun terpukau pada kekayaan suara Rollfast – ā€œGaratubaā€Musisi cenderung berkarya dipengaruhi oleh situasi lingkungannya. Rollfast, band psych rock kebanggan Bali, sangat menyadari pengaruh itu, dan tanpa ragu menyalurkannya ke album kedua mereka. Rollfast meninggalkan eksplorasi rock klasik yang terpengaruh Black Sabbath seperti pada debut mereka beberapa tahun menyadari 2020 bukan tahun yang normal untuk merilis album, Rollfast menjadikan eksperimen sebagai panglima. Percobaan para personelnya bagai gerombolan yang mengurangi putaran sloki arak, lalu memperbanyak dosis mushroom. Mereka mencampurkan nada pelog dengan riff hard rock, dibumbui sedikit jazz, techno, anime, hingga jejak kraut rock di bagaikan perwujudan roh leak yang terakumulasi dari kemuakan muda-mudi Bali terhadap ekses gurita industri pariwisata, hingga maskulinitas beracun dalam tradisi Pulau Dewata. Mungkin, lebih tepat menggambarkan Garatuba sebagai manifestasi trance sembari tetap sadar pada situasi budaya dan Joe Million – ā€œVandalā€Tidak ada beban buat Joe Million, saat merilis album ketiga yang terasa sekali diserap rapper asal Papua itu dari pengalaman hidup di Jakarta dan Bandung. Joe mengangkat lirik ā€œsehari-hariā€, yang tentu tak pernah terasa biasa saja mengingat dia mengemasnya dalam rentetan rima cerdas sekaligus yang dia narasikan ulang, misalnya terjebak kenalan keparat yang rupanya cepu aparat, efek ajaib kebanyakan konsumsi sinte, hingga retrospeksi musisi yang ingin sekali bertahan di belantara industri tapi tercekik debut albumnya, Vulgar, Joe meracik rima-rima dengan kesadaran sosial dan beragam komentar tentang Indonesia. Kini, dia melucuti ambisi serupa, tapi hasilnya justru tak kalah kritis menelanjangi problem-problem negara ini.ā€œKamu sudah seratus juta/Mau kau tambah berapa rupiah/Juga berapa lama/Di belakang sel tinggalkan mama,ā€ ucapnya lugas mencatat perlakuan tidak adil yang acapkali dialami pengguna narkoba dalam track ā€œCepuā€. Ketika belok menggali melankoli soal kampung halaman dan cita-cita, Joe pun bisa terasa amat manis, tanpa dosis sakarin berlebih, seperti yang dia tampilkan di track ā€œSepedaā€ā€œVerse-ku jimat khusus untuk orang gila/Yang percaya bahwa cita bisa digapai cinta/Dan untuk kesekian/Dia pergi dan vakansi bawa hanya sebagasi/Mencari letak bahagia.ā€Beat-beat yang diproduseri Mardial reuni setelah sebelumnya mereka kolab di ā€œSakaratulā€, konsisten mengimbangi energi lepas Joe Million. Humor bertebaran di sana-sini, selalu ada percobaan flow, melodi, sehingga tak pernah ada satupun yang terasa seperti track generik. Album anyar dari Joe ini adalah meditasi atas problematika kehidupan urban, yang digarap dengan Sajama Cut – ā€œGODSIGMAā€Sajama Cut menemukan formula kreatif yang paling seimbang sepanjang karirnya di album ini. GODSIGMA terasa sekali dikerjakan dengan harapan punya energi lebih saat dibawakan di atas panggung. Hasilnya, album ini terasa organik, penuh melodi yang bisa membangkitkan memori terdalam di kepala pendengar. Namun capaian paling menarik dari Sajama Cut kali ini adalah lirik-liriknya yang kini mengeksplorasi bahasa Indonesia, menawarkan sarkasme, optimisme, hingga kejahilan yang terasa manusiawi. Hal itu terlihat dari lagu cinta nakal ā€œAdegan Ranjang 1981 ā¤ 1982ā€, atau ā€œKesadaran/ Pemberian Dana/ Gempa Bumi/ Panaseaā€.Sajama Cut, veteran kancah indie rock di Jakarta, sering disebut salah satu yang terbaik sebagai perwakilan genrenya. GODSIGMA adalah pembuktian, bahwa puja-puji tersebut tidak berlebihan. Andai tak ada pandemi, materi album ini seharusnya bisa menyulut ribuan orang melakukan air guitar FSTVLST – ā€œFstvlst IIā€Album ini bagaikan teman lama yang menyapa lagi, lalu mengingatkan kalau banyak hal mustahil senantiasa berjalan sesuai rencana. Kita tidak selalu baik-baik saja. Kadang kompromi diperlukan, serta perlu pandai-pandai memainkan pedal gas kala mengarungi tahun yang penuh chaos seperti 2020, semangat tanpa pretensi macam itu yang kita perlukan. Unit rock FSTVLST asal Yogyakarta melakukan tugasnya dengan tuntas. Liriknya tak neko-neko. Jujur. Apa adanya. Tanpa tendensi. Tema-tema yang dibahas teraba oleh indera kita, dan setelah didengarkan, akan terbenam dalam Nadin Amizah - ā€œSelamat Ulang Tahunā€Nadin lahir di awal milenium yang baru. Dia anak kandung dari abad yang penuh dengan berbagai disrupsi, sergapan teknologi, serta tudingan-tudingan miring generasi tua pada anak konon sering tak akrab dengan pengalaman. Nyatanya Selamat Ulang Tahun membuktikan materi-materinya ditulis seseorang yang telah sungguh-sungguh berkenalan dengan hidup. Surat cintanya pada sang ibu, di track ā€œBertautā€, akan menjadi nomor klasik bertahun-tahun ke menyajikan suaranya yang lembut sebagai fasad, untuk kemudian menikam pendengar dengan lirik-lirik yang dewasa dan menohok emosi, saking jujurnya. Kita semua dalam hidup, akan bisa merasakan kedekatan dengan kegelisahannya akan cinta, keluarga, dan persahabatan. Album pop terbaik selalu menawarkan kedalaman, selain mutunya sebagai hiburan. Nadin berhasil mencapai keseimbangan itu lewat album ini, dan menjadi perwakilan musisi yang amat jujur dari Stars and Rabbit – ā€œRainbow Aisleā€Tidak banyak musisi berani mengubah arah musikalitas, menempuh jalan baru, dan tetap berhasil menjaga konsistensi energinya. Stars and Rabbit, lewat album ini, adalah perwakilan segelintir yang berhasil melakukannya. Elda nekat melepaskan imej folk akustik. Dibantu sobat lamanya, Didit Saad, menenteng gitar sarat riff dan distorsi, mengingatkan banyak kalangan pada album mereka saat masih memakai bendera Aisle adalah album penuh materi rock alternatif dengan basis gitar dan vokal yang lebih lepas. Seru dan menyenangkan. Kita diajak kembali ke era musik ’90-an kala Alanis, Garbage, No Doubt, dan segala band bersuara perempuan menguasai tangga lagu. Album ini adalah eskapisme dalam wujud yang Bars of Death – ā€œMorbid Funkā€Morbid Funk muncul sesaat sebelum gelombang Covid-19 menyapu Indonesia. Bars of Death secara tidak langsung menyoroti ā€œpandemiā€ yang sebenarnya, wabah yang justru tidak pernah selesai di negeri tanpa vaksin ini. Seperti misalnya arogansi polisi ā€œ nasionalisme buta ā€œTak Ada Garuda Di Dadakuā€, sampai aneka instruksi kekerasan dari dalam barak ā€œPecahan Tengkorakā€ dan ā€œBait Kematianā€. Pada rima yang lain, MC veteran kancah Bandung, Morgue Vanguard dan Sarkasz, dibantu DJ Evil Cutz, sekaligus merayakan pestanya sendiri untuk memberi penghormatan yang layak pada kultur funk dan hip hop, yang dapat kalian dengar sendiri di track macam ā€œRadio Raheemā€, ā€œBuckshot Riddimā€, dan ā€œMorbid Funkā€.Album ini menjadi paket yang menawan kelindan ekspresi politik ditaburi dosis humor pas lewat 9 tracks plus satu remix boombab. Menggebuki gendang telingamu bagai ayunan pentung isilop saat semangat mengganyang demonstran. Dan, seperti mengamalkan ajaran ā€œSekali berarti, sesudah itu matiā€ dari Chairil Anwar, Bars of Death langsung memutuskan bubar setelah album ini BAPAK – ā€œMiasma Tahun Asuā€Album ini adalah kulminasi tahun 2020 yang memang layak dijuluki ā€œAsuā€. Penuh dengan chaos, referensi musik yang kaya, tapi uniknya diimbangi kedalaman lirik yang penuh sensitivitas emosi kaum belia, seperti terlihat dari lirik, ā€œAku ingin berguna//aku bertapak di atas sentimen masa mudaā€.BAPAK adalah unit eksperimental hardcore yang tiap anggotanya sudah malang melintang di kancah independen, mulai dari Kareem Soenharjo lebih dikenal lewat proyek hip hop BAP, Bagas Encek Tarrkam, Alfath FLWRPIT, dan Kevin Whoosah. Tiap pengaruh pribadi melebur jadi satu, menghasilkan kolase bebunyian yang terasa alami bahkan indah, dari awal sampai akhir tidak akan lagi mempedulikan batasan genre di album ini. Kalian bebas menjulukinya punk atau noise, atau free jazz sekalipun. Karena yang pokok memang bukan lagi batasan, tapi ekspresi natural manusia saat dihadapkan pada tuntutan bertahan hidup di tengah berbagai kondisi tak Tahun Asu sukses merekam perasaan-perasaan ganjil yang muncul di sebuah tahun penuh anomali. Keseimbangan antara visi artistik unik dan energi mentah ini amat kami nantikan wujudnya di atas panggung, saat dunia semoga kembali normal. Harry Styles menerima penghargaan Album Vokal Pop Terbaik pada ajang Grammy Awards Ke-65 di Los Angeles, California, Amerika Serikat, Minggu 5/2/2023. Foto Mario Anzuoni/REUTERSAlbum Harry Styles, Harry's House, memenangkan kategori Best Pop Vocal Album di Grammy Awards 2023. Ia mengalahkan musisi-musisi ternama di kategori ini, yakni Adele 30, ABBA Voyage, Coldplay Music of the Spheres, dan Lizzo Special.Harry Styles dinominasikan dalam enam kategori Grammy Awards 2023, yakni Best Pop Vocal Album Harry's House, Album of the Year Harry’s House, Record of the Year As It Was, Song of the Year As It Was, Best Pop Solo Performance As It Was, and Best Music Video As It Was. Harry Styles menerima penghargaan Album Vokal Pop Terbaik pada ajang Grammy Awards Ke-65 di Los Angeles, California, Amerika Serikat, Minggu 5/2/2023. Foto Mario Anzuoni/REUTERSPenyanyi asal Inggris itu menerima langsung penghargaan tersebut. Ia mengucapkan terima kasih pada orang-orang di sekitarnya."Terima kasih. Pembuatan album ini dari awal sampai akhir adalah pengalaman terbaik bagiku. Aku senang bisa membuatnya bersama teman-teman baikku," ujarnya saat menerima piala Grammy."Aku senang bisa menghadirkan album ini. Terima kasih teman-temanku dan semua orang yang sudah mendukung dan membeli albumku," kekasih Harry Styles, Taylor Swift, tampak melakukan standing ovation ketika mantan personel One Direction itu dinyatakan memenangkan kategori tersebut. Sementara itu, rival Harry, ikut bertepuk tangan meskipun dirinya bukan piala Grammy pertama bagi Harry Styles. Sebelumnya, ia membawa pulang piala Grammy di tahun 2021 berkat lagu Best Pop Solo Performance. › Sosok›Olivia Rodrigo, Bintang Pop... Penyanyi pop asal Amerika Serikat, Olivia Rodrigo, mencatat pencapaian mengesankan dalam perhelatan Grammy Awards 2022. Ia menang sebagai Artis Pendatang Baru Terbaik. AP PHOTO/JOHN LOCHERPenyanyi muda Olivia Rodrigo memenangi tiga penghargaan sebagai Artis Pendatang Baru Terbaik, Penampilan Solo Pop Terbaik, dan Album Vokal Pop Terbaik dalam ajang Grammy Awards ke-64 di Las Vegas, Amerika Serikat, Senin 4/4/2022 pagi kemarahan, dan ketakutan anak muda teramu elok dalam karya-karya Olivia Rodrigo 19. Gadis ini pun meroket sebagai bintang pop global teranyar dari Amerika Serikat. Dalam Grammy Awards 2022, Rodrigo membawa pulang tiga piala gramofon, termasuk gelar sebagai Artis Pendatang Baru you didn't mean what you wrote in that song about me 'Cause you said forever, now I drive alone past your streetā€Drivers Licenseā€ oleh Olivia RodrigoDi atas panggung, berdiri Dua Lipa and Megan Thee Stallion yang bertindak sebagai presenter dalam Grammy Awards ke-64 di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu 3/4/2022. Nama Olivia Rodrigo tak lama diteriakkan kedua penyanyi sukses menjadi Artis Pendatang Baru Terbaik. Pelantun ā€Good 4 Uā€ ini mengalahkan nomine luar biasa lainnya, antara lain Finneas, The Kid Laroi, Arooj Aftab, dan Glass Animals. Memenangi gelar tersebut adalah sebuah pencapaian karena kategori ini adalah satu dari empat kategori bergengsi dalam Grammy Awards.ā€Ini adalah mimpi terbesar saya yang menjadi kenyataan. Terima kasih banyak,ā€ kata Rodrigo yang mendapat total tujuh nominasi. Suaranya bergetar terlihat memukau dalam acara itu. Ia mengenakan balutan gaun hitam pas badan berhiaskan kristal merah muda dan putih dari Vivienne Westwood. Sarung tangan opera dan kalung coker berlapis warna senada menjadi pelengkap. Rambut ikal berwarna coklat tua gadis ini terurai menutupi bahu yang berkesan punk glamor yang modern. Senyum semringah yang segar terlihat dari bibir Rodrigo yang dipoles lipstik berwarna merah WINKELMEYER / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / GETTY IMAGES VIA AFPOlivia Rodrigo menerima penghargaan Grammy Awards kategori Artis Pendatang Baru Terbaik yang diserahkan oleh Dua Lipa dan and Megan Thee Stallion. Acara Grammy Awards berlangsung MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, AS, Minggu 3/4/2022 waktu Rodrigo tidak berhenti sampai disitu. Penyanyi ini juga menang dalam kategori Penampilan Solo Pop Terbaik untuk ā€Drivers Licenseā€ dan Album Vokal Pop Terbaik untuk Sour. Sayang, dia tidak berhasil mencatat rekor menang dalam empat kategori bergengsi seperti yang dilakukan Billie Eilish pada 2020 dan Christopher Cross pada Rodrigo dalam dunia hiburan bermula dengan menjadi aktor di Disney Channel. Tampil di High School Musical The Musical The Series, dirinya sempat menulis dan merilis ā€All I Wantā€ 2019 sebagai salah satu lagu soundtrack yang mendapat sambutan 2021, penyanyi keturunan Filipina ini merilis singel ā€Drivers Licenseā€ saat masih berusia 17 tahun. Lirik yang apa adanya mampu menggugah emosi pendengar. Lagu patah hati ini menuai pujian dan sukses besar secara komersial meskipun diproduksi dengan juga Pesan Kebebasan dari Las VegasLagu ā€Drivers Licenseā€ mengantar Rodrigo sebagai artis termuda yang pernah debut di puncak tangga lagu teratas Billboard. Ia menghabiskan delapan minggu berturut-turut di peringkat pertama. Kesuksesan Rodrigo berlanjut dengan peluncuran album Sour 2021 yang digarap bersama produser Dan itu penuh cerita cinta mengenaskan, kecemasan di media sosial, dan dinamika menjadi remaja. ā€Sejujurnya cinta dan kebahagiaan dan semuanya bukan perasaan yang saya rasakan saat itu. Apa gunanya membuat rekaman jika itu bukan sesuatu yang menurut Anda penting untuk dikatakan kepada orang-orang?ā€ ujar mantan aktris cilik tentang terinspirasiRodrigo adalah penggemar dari Taylor Swift, Gwen Stefani, Alanis Morissette, dan Lorde, para penyanyi-penulis lagu berbakat yang tak kalah fenomenal. Sama seperti mereka, banyak lagu Rodrigo ditulis dari pengalaman pribadi sehingga sering mengisahkan cerita dari sudut pandang orang pertama dan mengandung unsur kesadaran MCINTYRE / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / GETTY IMAGES VIA AFPOlivia Rodrigo saat tampil di panggung Grammy Awards yang berlangsung MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, AS, Minggu 3/4/2022 waktu setempat.ā€Menulis lagu adalah hal yang paling saya anggap serius dalam hidup saya. Ini juga yang paling memuaskan secara pribadi,ā€ ujar Rodrigo yang banyak menulis lagu di kamar sisi musikalitas, Rodrigo tumbuh mendengarkan lagu dari grup musik rock, seperti The Cure dan Smashing Pumpkins, serta grup aliran riot grrrl. Sebuah gerakan feminis di komunitas punk pada awal 1990-an, riot grrrl merayakan suara perempuan dan menyuarakan isu seksisme. Grup aliran riot grrrl yang terkenal misalnya Bratmobile dan Bikini itu banyak memengaruhi album Sour milik Rodrigo. Berisi 11 lagu, Sour secara garis besar bergenre pop. Namun, ada juga beberapa lagu yang mengusung genre pop-punk era 90-an, sebutlah ā€Brutalā€ dan ā€Good 4 Uā€ yang menduduki peringkat pertama dalam Billboard Hot 100. Raungan gitar cadas sangat mendominasi dua lagu sekarang menikmati ketenarannya sebagai bintang para anak muda. Bisa dibilang, dia membawa banyak elemen karakter yang banyak dikaitkan dengan generasinya berantakan dan kerentanan yang blak-blakan. Ia bicara lantang tentang putus cinta, kesehatan mental, berbuat kesalahan, dan tak malu melakukan hal juga Troy Kotsur, Kesunyian yang RiuhNamun, dirinya mengakui ada tekanan dari luar dan dalam diri agar karya-karya bisa selalu mendapat sambutan baik. Belum lagi popularitas membawa Rodrigo sering dibandingkan dengan musisi perempuan berbakat itu, Sour mau tak mau menyematkan citra sad girl sangat lekat pada dirinya. Agar tidak terjebak, perempuan ini berusaha untuk tidak terlalu memikirkan tantangan-tantangan tersebut. Ia memilih fokus mengembangkan diri untuk menciptakan karya selanjutnya.ā€Saya jelas tidak sesedih ketika saya menulis Sour. Saya sangat bersemangat untuk membuat rekaman berikutnya dan menjelajahi lebih banyak warna, tekstur, dan perasaan serta semakin tumbuh sebagai manusia. Saya sangat bersemangat untuk itu,ā€ ujar Rodrigo. AFP/BILLBOARD/ELLE/TIMEDAVID BECKER / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / GETTY IMAGES VIA AFPDan Nigro dan Olivia Rodrigo berpose di ruang foto pemenang Grammy Awards ke-64. Ajang penghargaan musik dunia ini berlangsung di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, AS, Minggu 3/4/2022 waktu setempat. Olivia Isabel RodrigoLahir Temecula, California, 20 Februari 2003Album Sour 2020Film Olivia Rodrigo Driving Home 2 U 2022Penghargaan, antara lainArtis Pendatang Baru Terbaik, Grammy Awards ke-64 2022Penampilan Solo Pop Terbaik untuk ā€œDrivers Licenseā€, Grammy Awards ke-64 2022Album Vokal Pop Terbaik untuk Sour, Grammy Awards ke-64 2022Woman of the Year, Billboard Women in Music 2022Artis Pendatang Baru Terbaik, American Music Awards ke-49 2021Entertainer of the Year, Time 2021 EditorMARIA SUSY BERINDRA Adele Foto ANTARA JAKARTA - Tahun 2021 segera berakhir dalam beberapa hari mendatang. Tampaknya penghabisan waktu 2021 tak akan komplet jika penggemar musik tak mengingat lagu-lagu apa saja yang populer di sepanjang tahun ini, bahkan beberapa di antaranya menjadi "anthem" sehari-hari yang diputar oleh banyak orang di ini adalah tujuh album musik populer dan berhasil menarik ribuan hingga jutaan pendengar pada saat hari-hari pertama perilisan. Dikutip dari ANTARA, daftar ini disusun berdasarkan urutan tanggal perilisan, bukan berdasarkan tingkat ā€œHot Sauceā€ – NCT DreamPada 10 Mei, grup Kpop NCT Dream meluncurkan album studio pertamanya yang bertajuk ā€œHot Sauceā€. Album ini dikeluarkan setelah SM Entertainment memutuskan untuk mengembalikan anggota personel Mark ke NCT Dream kembali dan menghentikan konsep kelulusan berdasarkan ā€œHot Sauceā€ terdiri dari sepuluh lagu dengan single utama berjudul sama. Deretan lagu lainnya termasuk lima di antaranya ā€œDive into youā€, ā€œBe There For Youā€, ā€œANLā€,ā€œRainbowā€, dan ā€œIrreplaceableā€.Debut album serta lagu ā€œHot Sauceā€ berhasil menempati posisi teratas di tangga lagu Gaon Digital Chart. Sebelum resmi dirilis, bahkan pra-pesan album ini menembus sekitar 1,7 juta kopi. Hingga akhir Mei, album ā€œHot Sauceā€ telah terjual sebanyak lebih dari 2 juta ā€œSourā€ – Olivia Rodrigoā€œSourā€ merupakan album debut Olivia Rodrigo dirilis pada 21 Mei. Album ini banyak mengeksplorasi berbagai perasaan yang dialami usia remaja, mulai dari patah hati, kegagalan, ketidakbahagiaan, hingga ā€œSourā€ berhasil menempati nomor satu di tangga lagu Billboard 200 dengan unit setara album. Selain itu, album ini juga mencetak sejarah baru sebagai album debut pertama yang masuk di puncak tangga lagu Billboard Hot 100 untuk ā€œDrivers Licenseā€ dan ā€œGood 4 Uā€.Single utama ā€œDrivers Licenseā€ bahkan mampu mempertahankan posisinya di Billboard 100 selama delapan pekan. Sementara debut single ā€œDĆ©jĆ  vuā€ berhasil mendapatkan peringkat kedelapan di Billboard "Butterā€ – BTS​​​Album yang dirilis sebagai single digital pada 21 Mei ini berhasil menguasai Gaon Digital Chart di Korea Selatan sejak debutnya. Hingga Juli, album fisiknya telah terjual sekitar 2,5 juta kopi, menjadikannya salah satu album terlaris di negara AS, debut lagu ā€œButterā€ meraih posisi nomor satu di Billboard Hot 100 pada Juni dan bertahan di daftar Hot 100 hingga September. Lagu ini mengumpulkan setidaknya 32,2 juta streaming dan terjual unduhan pada minggu pertama World Record mengakui pencapaian "Butter" yang telah memecahkan rekor juta streaming di Spotify pada hari pertama debutnya, mengalahkan lagu ā€œI Don't Careā€ oleh Ed Sheeran dan Justin Bieber yang sebelumnya mendapatkan juta streaming di hari ā€œHappier Than Everā€ – Billie EilishAlbum studio kedua Billie Eilish ini dirilis pada 30 Juli. Debut album ini menempati puncak Billboard 200 selama tiga pekan berturut-turut dan berhasil menembus unit setara album di AS. Sementara di Inggris, album ini menduduki nomor satu UK Albums Chart dengan ā€œHappier Than Everā€ berisi tujuh single, termasuk tiga di antaranya berhasil masuk di 10 besar Billboard Hot 100. Lagu ā€œTherefore I Amā€ menempati peringkat kedua di tangga lagu tersebut, diikuti oleh ā€œMy Futureā€ di nomor 6 dan ā€œYour Powerā€ di nomor ajang tahunan Grammy Awards, album dan lagu ā€œHappier Than Everā€ mendapatkan tujuh nominasi, di antaranya termasuk kategori album terbaik, album vokal pop terbaik, lagu terbaik, dan rekaman ā€œCertified Lover Boyā€ – Drake​​​​​Album yang debut pada 3 September ini meraih kesuksesan komersial, menduduki nomor pertama satu di Billboard 200 dengan unit setara album atau terdiri dari penjualan album dan unit keenam Drake ini juga sukses di Inggris. ā€œCertified Lover Boyā€ meraih posisi puncak di UK Albums Chart dan unit albumnya terjual pada pekan pertama debut. Lagu-lagunya diputar sebanyak 70,4 juta kali atau nyaris setara dengan 96 persen dari penjualan pada pekan pertama. Pencapaian ini menjadikan kali keempat Drake menguasai puncak tangga lagu di Inggris melalui ā€œStickerā€ – NCT 127Album yang debut pada 17 September ini berhasil menembus Billboard 200 dengan menempati nomor tiga dan telah menjual eksemplar pada pekan pertama. Meski tidak menguasai peringkat pertama, album ini menjadi album K-pop pertama yang masuk di tangga lagu itu selama 12 minggu berturut-turut pada tahun asal negaranya, pra-jual album ā€œStickerā€ menembus angka lebih dari 1 juta pemesanan dan meningkat dua kali lipat pada hari debutnya yang terjual sekitar 2,15 juta eksemplar dalam kesuksesan album ini, NCT 127 merilis versi repackage yang diberi judul ā€œFavoriteā€ dengan menambahkan tiga lagu baru, termasuk single utama ā€œFavorite Vampireā€. Album repackage ini terjual sekitar 1,1 juta kopi setelah sepekan ā€œ30ā€ – Adele​​Selang 6 tahun merilis album ā€œ25ā€, Adele yang merupakan solois asal Inggris comeback dengan merilis merilis album keempatnya yang bertajuk ā€œ30ā€ pada 19 November. Album ini merupakan salah satu album yang paling dinantikan pada tahun 2021 dan berhasil mencapai kesuksesan secara Inggris, debut album ā€œ30ā€ menempati peringkat nomor satu di UK Albums Chart dan berhasil terjual sebanyak kopi. Pencapaian tersebut menjadikannya album dengan penjualan tercepat pada pekan pertama debut selama di AS, debut ā€œ30ā€ juga menduduki nomor satu Billboard 200 dengan penjualan sebanyak unit setara album, termasuk salinan murni dan 185,39 juta streaming. BACA JUGA

album vokal pop terbaik